Warna yang tak sama

20.19 WIB
Di kamar kos - Malam minggu






















Membandingkan diri dengan orang lain memang tak akan pernah ada ujungnya
Melihat mereka yang sukses lebih dulu
Melihat temen yang selangkah lebih maju dalam berpengalaman
Bahkan saudara atau sahabat sendiri yang sudah banyak mencapai pencapaian yang luar biasa
Rasanya lelah dan selalu menuntut diri agar bisa setidaknya menyeimbangi mereka-mereka

Namun, setelah banyak kutipan kata indah yang ku baca
setelah bertemu dengan kawan yang lebih susah hidupnya
setelah melewati banyak rumit dalam perjalanan
Perlahan aku mulai bisa menerima, 
menerima bahwa diri ini tak bisa diberi nilai dengan sebuah perbandingan
menerima bahwa Tuhan tak pernah salah menaruh tempat

Setiap insan yang bernafas, Tuhan titipkan takdir
takdir itu berisi baik dan buruk, sedih dan senang, bahagia dan kecewa, dan masih banyak lagi
Mereka yang ku lihat sukses lebih dulu, mungkin telah melewati duka lebih dulu
Mereka yang bahagia dengan pencapaian tingginya, mungkin telah menghadapi banyak sulitnya lebih awal

Kita punya warna yang tak sama alias berbeda
Begitupun dengan jalan takdir yang kita tempuh pun tentu berbeda

Pesannya untuk diri :
Jangan lelah untuk belajar
Jangan menyerah untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi
Jangan berhenti menebar kebaikan meski sekecil apapun itu

Suatu saat, Allah akan ganti kebaikan itu dengan warna 
Warna yang kau butuhkan
Warna yang akan membuat kagum si pemandang

Semangat untuk diri kecil inii
Cita-cita kamu masih banyak yang belum tercapai
Jangan lupa digapai yaa

-Aqila


Komentar

  1. I totally agree, kita punya warna kita masing2...dan itulah yg bkin unik, jadi don't try so hard to be same with others.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam panjang yang merindu

Mengapa ada kata adil dan tak adil?

Jangan ketuk duniaku