Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

PUISI #06

Gambar
Hujan Karya : Zahra Aqila Nurmaputri Kau turun mengukir kisah Kisah yang tak biasa Kisah yang akan terus teringat Di mana aku berlari menyapamu Duduk di tepian jalan yang sepi Mencoba meratapimu dengan jiwa yang hampa Teringatlah siapa Penciptamu Teringatlah pengalaman juga kenangan Yang telah terlewati Kucoba menengadahkan wajah menyambut rintik airmu Kau sudah seperti sahabatku Menenangkan dan menyegarkan pikiranku Sejenak kupejamkan mata Kedua telapak tanganku menengadah Membiarkan kau mengguyur tubuhku Wahai sahabatku... Kau mengingatkanku pada Sang Ilahi Penciptamu yang Maha Besar Tetaplah hadir, lukiskan kisah Sebagai rasa syukurku...

PUISI #05

Gambar
Kelelawar Yang Tidur di Malam Hari Karya : Zahra Aqila Nurmaputri Meratapi mata lebih dalam Manusia memang selalu merasa benar Perkataannya lugu Dan penuh dengan dramatis Mengeluhkan takdir Membangkang kenyataan Menggerutu pada orang yang tak bersalah Tak ada hentinya berurusan dengan mereka yang tak mau mengerti Ternyata, menjadi penyabar untuk perasaan sendiri Lebih nikmat rasanya Walau air mata terus menetes dan tak bisa dibendung Tak apa! Hanya untuk menenangkan hati Kini, kusadar… Mengalah lebih baik daripada menjelaskan semuanya Pada mereka yang tak mau mengerti Karena mengalah bukan berarti kalah...

PUISI #04

Gambar
                                   Mawarpun Masih Punya Duri Yang tak Disukai Karya : Zahra Aqila Nurmaputri   Sejenak berfikir keras Tentang hiruk-pikuk dunia yang melewati batas Manusia yang tak sadar Dirinyapun dililit oleh ketakutan yang cetar   Terlalu sering memikirkan perasaan orang lain Tanpa pernah memikirkan perasaan sendiri Ingin bersuara, namun takut menyakitkan Ingin bertindak, namun takut salah Ingin diam, seakan-akan sedang membunuh dirinya sendiri   Seperti hidup yang ditemani bayangan hitam Selalu merendah karena lemah Padahal, bisa saja menghancurkan bayangan hitamnya Ya, manusia memang selalu begitu… Selalu menganggap dirinya yang paling bersalah atas perasaan orang lain   Bukankah perasaan diri sendiripun butuh perhatian? Adakalanya menuruti keinginan hati sendiri Memahami hati sendiri… Sudah cukup men...

PUISI #03

Gambar
Daunku Tak Seperti Bungamu Karya : Zahra Aqila Nurmaputri   Ketika orang lain berkata “ini bungaku…” Namun, ada orang lain yang berkata “aku hanya punya daun…” Mereka dengan bunganya tersenyum ria menatap langit, dan sungai mengalir deras Namun, mereka yang memiliki daun, hanya bisa menatap pohon dan tumbuhan hijau dengan senyuman datar   Terkadang kehidupan seseorang dibedakan, bukan karena Tuhan tak adil Hanya saja banyak dari mereka yang tak tau Bunga dan daun memiliki banyak manfaat Sama saja … Apa yang sama? Karena… Pada akhirnya daun dan bunga akan layu, tanpa siraman dan pupuk, saat waktunya tiba…

PUISI #02

Gambar
  Masih Sama Karya : Zahra Aqila Nurmaputri Masih sama Seperti kemarin-kemarin Saat raut wajah yang dipaksa untuk tersenyum Menutupi sedih dengan tertawa Menahan rindu dengan mengatakan “aku baik-baik saja” Huh! Dasar manusia Selalu saja munafik di depan jutaan insan Pintar menyembunyikan riuhnya suasana hati Apa enaknya? Menjadi gajah yang hidup sendiri dikelilingi ribuan semut? Seakan kuat karena besar tapi sebenarnya lemah karena sendiri. Ya, seperti itulah manusia yang tak pernah berbagi kisah Padahal itu adalah salah satu keistimewaan hidup Apanya yang istimewa? Karena, bisa dijadikan pelajaran Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain yang paham, sshhttt…

PUISI #01

Gambar
  Takdir Tertulis Karya : Zahra Aqila Nurmaputri   Ribuan burung berkicau menyapa pagi Mataharipun muncul dengan sinarnya Putri malu mulai terbangun dari tidurnya Dan peradaban manusiapun terus berjalan               Sedangkan aku? Ya, aku?             Melangkah maju, namun ku terjatuh             Diskusi bagaikan harimau yang menerkamku   Hey! Keheningan dan kegelapan merasuki jiwaku Beradu dengan kejamnya suasana hati Tak pernah kuanggap matahari ada Hitam… Gelap hidupku…               Lika-liku kehidupan mengacaukanku Menghancurkan segala keinginanku Deraian air mata tak bisa kugenggam Aku lelah… Aku lelah…   Tuhan… Rangkul lah diri ini Sabarkanlah hati dan jiwa ini Atas segala masalah h...