Kemana senyum dan tawamu?

20.19 WIB
Di kamar kos - Malam minggu

Malam minggu ini kuperuntukan sepenuhnya jiwa dan ragaku untuk diriku seorang
Diriku yang lebih butuh perhatianku
Diriku yang lebih butuh kasih sayangku
Diriku yang belakangan ini sempat tersesat dan tak tau arah jalan pulang

Wahai diri,
apa yang sedang kau pikirkan belakangan ini?
apa yang sedang kau khawatirkan belakangan ini?
Sudah lama kau tak memeluk dirimu lagi
hampir tak terlihat tawa dan senyum semringahmu yang dulu mampu sembuhkan lara
bahkan untuk orang disekitarmu

Kau pernah bilang bukan?
bahwa kau ingin menjadi dirimu yang apa adanya
menjadi dirimu yang selayaknya manusia biasa
bersikap tak suka pada apapun yang tidak kau sukai
bersikap seadanya pada apapun yang tak membuatmu nyaman
begitupun bersikap senang dan bahagia pada segala hal yang memang kau sukai dan kagumi
kau ingin hidup lebih realistis lagi bukan?

Lantas, mengapa kau masih ingin oranglain menghangatkanmu?
kau masih ingin oranglain menyukaimu?

Sudah cukup wahai diri
Kau lebih mengerti apa inginmu, apa butuhmu, apa bahagiamu

Kini, mulai fokus lagi pada segala tentangmu saja
Mengukur jalanmu dan mengukir ceritamu dengan indah dan bermakna
Sebagaimana kalimat itu terpampang indah di bio instagram mu

Kuatlah, karena Allah selalu disampingmu
Menyertai setiap langkah hidupmu
Dimanapun, kapanpun, bagaimanapun

Semangat Aqila, you worth it !

-Aqila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam panjang yang merindu

Mengapa ada kata adil dan tak adil?

Jangan ketuk duniaku