PENA 05 #TENTANG RASA YANG TAK BIASA

  

Dibunuh oleh Rasa Sakit


Teruntuk hati 
Terimakasih telah menjadi tempat bersinggah perasaanku…
Terimakasih telah kuat untuk tidak mengungkapkan
Terimakasih telah setia untuk sekian kalinya disakiti

Kau mengajarkanku bagaimana sakitnya mengharapkan makhluk-Nya
Kau mengajarkanku betapa pedihnya menahan sebuah perasaan

Tolonglah hati…
Izinkan aku menempatkan dia hanya sebatas teman
Yang selamanya tak akan aku miliki hatinya
Izinkan aku menempatkan dia hanya sebatas orang asing,
yang tak lama bertemu, mengenal dan pada akhirnya akan pergi..

Terakhir, ku mohon hati
Izinkan aku untuk mencintai penciptamu lebih dari cintaku terhadap apapun…
Maukah kau membantuku dan menurutiku wahai hatii?

:)

Teruntuk diriku yang terus beranjak dewasa
dan akan terus bertambah dewasa

Tulisan ini ditulis:
di Pesantren pada 09 Maret 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam panjang yang merindu

Mengapa ada kata adil dan tak adil?

Jangan ketuk duniaku