PENA 01 #AKU DAN JATI DIRIKU

Pemandangan

Pemandangan? Ya, "view" dalam bahasa Inggrisnya.
Aku suka pemandangan—dari pantai dengan desiran ombaknya,
senja dengan warna langit yang abstrak,
pegunungan dengan berbagai macam tumbuhan hijaunya,
dan masih banyak lagi.

Kenapa?

Karena ketika aku memandangi pemandangan,
aku terkagum oleh Sang Pencipta.
Betapa Maha Besarnya Tuhanku, betapa Maha Indahnya Dia,
bahkan lebih indah dari pemandangan yang Dia ciptakan.

Adakah yang lebih hebat daripada Tuhanku?
Yang mampu memperlihatkan keindahan kepada setiap insan?
Adakah yang lebih baik daripada Tuhanku,
yang mampu memberikan berbagai manfaat yang bisa manusia ambil dari alam?

Allah, Dialah Tuhanku,
Pencipta segala keindahan. Dia menyukai keindahan.

Tanpa kehendak-Nya, ombak di laut tak mampu berdesir,
tanpa kehendak-Nya, senja di sore hari tak akan datang,
tanpa kehendak-Nya, bunga-bunga tak mampu untuk mekar.
Semua yang ada di langit dan di bumi berada dalam pengawasan-Nya,
tak ada satu pun yang luput.

Begitu Maha Sempurnanya Dia...

Itu alasanku menyukai pemandangan.
Ini caraku untuk terus berusaha mencintai Tuhanku
lebih dari apa yang aku cintai di dunia.

Aku yakin, setiap orang pasti memiliki caranya masing-masing
untuk mencintai apa yang mereka cintai.
Walau kita sadar dosa kita banyak,
perilaku dan omongan kita belum baik.
Tapi, apa salahnya jika kita terus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta?

BECAUSE ALL HUMANS NEED HIM

Wahai Sang Pencipta Keindahan,
aku sangat menyukai keindahan.

Semoga Engkau perkenankan aku, dan siapapun yang menyukai keindahan,
agar mampu melihat alam-Mu di berbagai penjuru dunia.

I want to be a Traveler Girl.


Zahra Aqila
Pesantren, 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam panjang yang merindu

Mengapa ada kata adil dan tak adil?

Jangan ketuk duniaku